politik dan islam

Saturday, August 5, 2017

etika berpolitik dalam pemahaman islam modern


Islam merupakan agama yang di dalamnya diajarkan nilai nilai moral yang pernah diajarkan oleh baginda nabi Muhammad saw dan sampai saat ini di era Islam yang modern, konsistensi ajaranya masih sangat diperlukan dan perlu digalakan. karena ajaran itu sampai kapanpun akan tetap relevan jika ajarkan. Sesuai hadis nabi Muhammad S.a.w. yang artinya : Sungguh aku telah diutus oleh Allah tidak lain untuk menyempurnakan ahlak. Dengan kata lain islam datang untuk merubah adat istiadat bangsa Arab yang tidak berperikemanusiaan. Ibnul Qayyim bahkan mengatakan bahwa semua isi agama adalah etika. “Barang siapa bertambah etikanya, maka bertambah pula agamanya”, kata Ibnul Qayyim. Ungkapan ini menunjukkan perhatian Islam terhadap masalah moral dan etika yang tujuannya adalah untuk menegakkan kehidupan yanglebih adil, harmonis, dan kemauan untuk bekerja sama. Logika hadis ini hendak mengemukakan bahwa masyarakat tidak akan sempurna tanpa moral atau budi pekerti (akhlak). Seolah olah Nabi tidak perlu diutus jika tidak ada misi penyempurnaan moral. Masalah moral terkait dengan kehidupan bersama baik di dalam masyarakat maupun negara. Kumpulan orang-orang di dalam suatu masyarakat harus diikat oleh suatu konsensus-konsensus sosial yang bermoral sehingga kepentingan setiap orang tidak saling bertabrakan. Itulah sebabnya,kepemimpinan dibutuhkan untuk mengorganisasikan berbagai kepentingan itu dalam wadah sistem politik Dalam Islam, masalah politik setua Islam itu sendiri. Pemerintahan NabiMuhammad SAW di Madinah adalah pemerintahan yang berjalan berdasarkan moral al-Qur’an. Hukum ditegakkan dan ketidak adilan tak boleh hidup di sana. Selama pemerintahannya, Nabi di samping berpegang pada wahyu juga mengajak  bermusyawarah dengan para sahabatnya. Karena itu, tidak ada gerakan perlawananyang menggerogoti pemerintahannya. Hal ini terjadi karena dua hal. Pertama, pemerintahan Nabi Muhammad SAW berlandaskan etika. Kedua, tindakan makar tidak diperkenankan karena ia sama dengan melanggar kepatuhan kepada ulil amr dan Rasulullah.
” (HR. Abu Daud). Riwayat ini dikemukakan untuk menunjukkan bahwa dalam politik itu ada etika sehingga cara mengkritik yang merong rong kewibawaan suatu pemerintahan adalah sebuah pembangkangan yang bisa mendorong padatindakan makar. Kritik haruslah disampaikan secara konstruktif dan dengan alasan-alasan yang rasional serta mengedepankan etika moral sehingga ia berguna bagi perubahan-perubahan kebijakan pemerintahan. Untuk itu SIAPA pun yang terjun dalam bidang politik pasti memiliki kepentingan kekuasaan. Kekuasaan di mata Islam bukanlah barang terlarang, sebaliknya kekuasaan dan politik dianjurkan selama tujuannya untuk menjalankan visi-misi kekhalifahan. Untuk itu kekuasaan harus didapatkan dengan tetap berpegang pada etika Islam. Sebagai agama yang sempurna, Islam telah memberikan panduan etika dalam kehidupan manusia. Karena itu etika dalam politik menjadi suatu keharusan. Di sini terlihat Islam sebagai way of life (pandangan hidup) yang baik dan memiliki moral code atau rule of conduct dalam melayani rakyat. Islam datang dengan resource yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan yaitu Alquran sebagai sumber utama dan dipertegaskan dengan Sunnah Nabi. Alquran sebagai dasar  bagi manusia kepada hal-hal yang dilakukan memberikan tekanan-tekanan atas amal perbuatan manusia (human action) dari pada gagasan. Artinya Alquran memperlakukan kehidupan manusia sebagai keseluruhan aspek yang organik, semua bagian harus dibimbing dengan petunjuk dan perintah-perintah etik yang bersumber dari wahyu, yang mengajarkan konsep kesatuan yang padu dan logis.
                Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulah bahwa didalam era yang modern dewasa ini  berpolitik wajib ber etika yang berlandaskan aturan - aturan tuhan yang terkonsep dalam al – Quran dan hadis nabi Muhammad saw. Dengan begitulah nantinya setiap individu maupun kolektif yang berkecimpung di dunia politik tidak sampai melanggar norma – norma yang  dapat membawanya pada taraf abmoral.

No comments:

Post a Comment

KORELASI ANTARA ISLAM DAN POLITIK

KORELASI ANTARA ISLAM DAN POLITIK Sebelum membahas korelasi antara islam dan politik  terlebih dahulu saya akan menjelaskan pengertian s...